Iklan

,

Iklan

.

Kontak Tembak Dengan Kelompok Bersenjata OPM Warnai Pengamanan HUT RI di Distrik Jila, Satu Prajurit TNI Gugur

REDAKSI
Selasa, 18 Agustus 2026, 07.47.00 WIB Last Updated 2026-08-18T00:47:55Z

 


NASIONAL KINI | PAPUA  — Kontak tembak terjadi antara personel Satgas Yonif 133/YS dan Pos Koramil Jila dengan kelompok bersenjata yang disebut dalam laporan sebagai OPM Front Bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (17/8/2026).


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.20 WIT. Dalam kontak tembak itu, tiga personel TNI dilaporkan terkena tembakan. Satu di antaranya, yakni Pratu Rizki Kurniawan, anggota Satgas Yonif 133/YS, meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di bagian kepala.


Sementara itu, dua personel lainnya mengalami luka tembak namun dilaporkan dalam kondisi sadar. Pratu Y. Pasaribu mengalami luka tembak di bagian pinggang, sedangkan Pratu Kiki Febrio mengalami luka tembak pada bagian lengan.


Proses evakuasi terhadap personel yang menjadi korban kemudian dilakukan menggunakan helikopter TNI AD dengan nomor HA-5179 yang diterbangkan Lettu Cpn Barata.


Helikopter tersebut dilaporkan lepas landas dari Timika sekitar pukul 13.38 WIT dengan rute Timika–Jila–Timika untuk melaksanakan evakuasi personel. Pesawat diperkirakan tiba kembali di Timika sekitar pukul 15.02 WIT.


Berdasarkan laporan yang diterima, situasi di sekitar lokasi kontak tembak masih tergolong rawan. Aparat keamanan wilayah bersama unsur Satgaspur tetap berada dalam kondisi siaga dan meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan susulan.


Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa aksi kelompok bersenjata diduga berkaitan dengan upaya mengganggu rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah Papua Tengah.


Namun, informasi mengenai identitas kelompok yang terlibat serta kronologi lengkap kontak tembak masih dalam pendalaman aparat terkait.


Hingga berita ini dibuat, aparat keamanan masih melakukan langkah-langkah pengamanan di wilayah Distrik Jila guna memastikan situasi tetap terkendali sekaligus mendukung proses evakuasi dan penanganan terhadap personel yang menjadi korban.


Penulis: Ismet 

Iklan