Iklan

,

Iklan

.

Apel Kebangsaan “Jaga Rawat Jawa Barat”, Bupati Sukabumi Ajak Seluruh Elemen Jaga Keamanan dan Kondusivitas

REDAKSI
Jumat, 14 Agustus 2026, 23.45.00 WIB Last Updated 2026-08-14T16:45:49Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI - Apel kebangsaan bertajuk “Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” digelar di Lapangan Mapolres Sukabumi, Jumat (14/8/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi berbagai elemen dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas wilayah Kabupaten Sukabumi.


Apel dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar, Wakil Bupati Sukabumi, Dandim 0622, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, Kepala Kejaksaan Negeri Cibadak, Kasatpol PP, unsur organisasi kepemudaan (OKP), organisasi masyarakat (ormas), serta sejumlah tamu undangan lainnya.


Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kebangsaan “Jaga Rawat Jawa Barat”, kemudian dilanjutkan dengan pelepasan personel tiga pilar oleh Bupati Sukabumi.


Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, apel tersebut menjadi momentum untuk menyatukan berbagai elemen dalam menjaga Kabupaten Sukabumi agar tetap aman dan kondusif.


“Dari berbagai lini hadir di sini untuk menyepakati kebersamaan membangun Kabupaten Sukabumi sesuai amanat Kapolda Jawa Barat, yaitu jaga, rawat Jawa Barat,” kata Asep.


Menurut Asep, keamanan dan ketertiban daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.


Ia berharap seluruh pihak dapat terus menjaga kebersamaan sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.


“Harapan ke depan, Kabupaten Sukabumi aman dan damai. Dari segala aspek, baik keamanan maupun yang lainnya, tertib, aman dan damai,” ujarnya.


Apel tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari mahasiswa, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh budaya, pemerintah daerah, hingga TNI-Polri.


Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian.


“Keamanan dan ketertiban bukan hanya sebatas tanggung jawab Polri, tetapi menjadi bagian daripada tanggung jawab semuanya,” tegas Benny.


Ia menilai sinergi seluruh elemen menjadi salah satu kunci dalam menciptakan situasi masyarakat yang aman, tenteram dan damai. Hal tersebut termasuk dalam menghadapi berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, seperti aksi kelompok bermotor.


“Semua bagaimana kita menciptakan masyarakat yang aman, tenteram dan damai,” katanya.


Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bersama di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi. Patroli tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan semangat kebersamaan tidak hanya berhenti pada kegiatan apel, tetapi diwujudkan melalui kehadiran bersama di tengah masyarakat.


“Ini merupakan kebijakan dari pimpinan yang kita teruskan sampai ke wilayah,” tandasnya.


Penulis : Dani Sanjaya P.

Iklan