NASIONAL KINI | SUKABUMI – Kabar gembira sekaligus angin segar berembus dari pusat roda pemerintahan Kabupaten Sukabumi. Melalui proses evaluasi yang objektif, transparan, dan penuh integritas, Ade Suryaman secara resmi dikukuhkan kembali untuk melanjutkan dedikasinya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi. Momentum sakral ini sekaligus menjadi tonggak kokohnya implementasi sistem merit dalam birokrasi daerah, membawa optimisme baru bagi pelayanan publik yang lebih prima.
Prosesi pengukuhan dan pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi pada Rabu (1/7/2026). Dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi Asep Japar, acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sukabumi Andreas, jajaran kepala perangkat daerah, serta para pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Aura positif memancar kuat di sepanjang acara, menandai babak baru akselerasi pembangunan daerah yang lebih inklusif dan profesional.
Langkah strategis perpanjangan masa jabatan Ade Suryaman sebagai Sekda Kabupaten Sukabumi ini tidak datang begitu saja. Kepercayaan besar ini merupakan buah manis dari rekam jejak gemilang, dedikasi tanpa batas, serta capaian kinerja yang sangat memuaskan selama lima tahun terakhir, tepatnya sejak ia pertama kali dilantik pada 1 September 2021 silam. Sebelum mengemban amanah sebagai jenderal birokrasi tertinggi di Sukabumi, Ade Suryaman telah mengasah kompetensi kepemimpinannya yang humanis dan taktis saat menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi.
Sistem Merit: Akhir dari Era Kedekatan, Awal dari Era Prestasi
Dalam sambutan yang membakar semangat para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir, Bupati Asep Japar menegaskan bahwa pengukuhan kembali Ade Suryaman telah melalui fase penilaian independen yang sangat ketat. Keputusan ini didasarkan pada hasil evaluasi kinerja jabatan pimpinan tinggi pratama dan telah mengantongi rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal ini membuktikan bahwa manajemen talenta di Kabupaten Sukabumi benar-benar berjalan di jalur yang tepat (on the right track).
"Perpanjangan masa jabatan Sekretaris Daerah telah melalui proses evaluasi yang transparan dan akuntabel serta mendapat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara. Keputusan ini didasarkan pada capaian kinerja nyata dan kebutuhan organisasi yang dinamis," ungkap Bupati Asep Japar dengan nada optimis.
Lebih lanjut, Bupati Asep Japar memberikan pernyataan tegas yang menjadi magnet perhatian publik. Ia memastikan bahwa di bawah kepemimpinannya, tidak ada ruang bagi praktik nepotisme maupun favoritisme. Pengembangan karier setiap abdi negara di Kabupaten Sukabumi murni diukur dari kompetensi, integritas, loyalitas, serta kontribusi riil mereka terhadap masyarakat.
"Kami membuka kesempatan yang sama bagi seluruh ASN untuk berkembang. Tidak ada istilah orang bupati, orang wakil bupati, atau orang sekda. Semua ditentukan berdasarkan kinerja!" tegas Bupati Asep Japar, disambut tepuk tangan antusias para undangan.
Pelantikan 95 Pejabat Fungsional: Amunisi Baru Pelayanan Publik
Selain mengukuhkan posisi Sekda Kabupaten Sukabumi, momentum bersejarah ini juga diwarnai dengan pelantikan 95 pejabat fungsional baru. Mereka terdiri dari 18 ASN yang berpindah dari jabatan struktural lain ke jabatan fungsional, serta 77 ASN yang secara resmi diangkat pertama kali ke dalam rumpun jabatan fungsional. Langkah ini dipandang sangat strategis untuk memperkuat lini depan pelayanan publik yang lebih adaptif, lincah, dan berbasis keahlian khusus.
Kehadiran puluhan pejabat fungsional baru ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak inovasi di berbagai dinas. Perubahan lanskap global dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi akan transparansi menuntut ASN untuk tidak sekadar bekerja rutin, melainkan melahirkan solusi-solusi kreatif demi kemajuan daerah.
Menuju Sukabumi Emas: Dorongan Pendidikan Tingkat Lanjut
Sebagai pemimpin yang visioner, Bupati Asep Japar tidak lupa menitipkan pesan mendalam bagi para pejabat yang baru dilantik, khususnya para ASN muda. Beliau mendorong seluruh jajarannya untuk tidak pernah lelah belajar dan senantiasa meningkatkan kapasitas diri melalui jalur pendidikan formal maupun pelatihan profesional.
Bupati secara spesifik memotivasi para ASN untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, baik program magister (S2) maupun doktoral (S3). Dengan bekal keilmuan yang mutakhir, tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat bertransformasi menjadi birokrasi berkelas dunia yang profesional, akuntabel, dan berintegritas tinggi dalam menjaga nama baik daerah.
Dengan resminya pengukuhan kembali Ade Suryaman sebagai Sekda bersama 95 pejabat fungsional lainnya, sinergi dan stabilitas birokrasi di Kabupaten Sukabumi dipastikan semakin kokoh. Masyarakat kini menaruh harapan besar pada kepemimpinan berkelanjutan ini untuk membawa Kabupaten Sukabumi melompat lebih tinggi menuju kesejahteraan yang merata dan berkemajuan.
Penulis: DSU
